Senin, 02 April 2012

Dzikir ke-6


أَعُوذُ بِكَلِماَتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ ماَ خَلَق

"Aku berlindung dengan Kalimat-kalimat Allah dari kejahatan makhluk-Nya."

Penjelasan
Disebutkan dalam kitab Al-Adzkar oleh Imam Nawawi tentang sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya bahwa ada seseorang datang menemui Rasulullah SAW, lalu ia berkata, “Ya Rasulullah! Semalam aku tidak menemukan seekor kalajengking yang menyengatku.”

Kata Nabi : “Jika engkau membaca kalimat ini saat engkau berada di sore hari, ‘A`ûdzu bi kalimâtil-Llâhit-Tâmmah min Syarri mâ khalaq’ maka ia tidak akan membahayakanmu.”

Imam Turmudzi meriwayatkan sebuah hadits, “Barangsiapa membacanya sebanyak tiga kali, maka penyakit demam tidak akan membahayakannya di malam tersebut.”

Rasulullah SAW juga bersabda, “Barangsiapa yang memasuki satu rumah, lalu membaca ‘A`ûdzu bi kalimâtil-Llâhit-Tâmmah min Syarri mâ khalaq’ maka tidak ada sesuatu yang akan membahayakan dirinya hingga ia keluar dari rumah tersebut.” (HR. Muslim, Turmudzi, Malik).

Para ulama berbeda pendapat mengenai dan makna “kalimat-kalimat Allah yang sempurna.” Sebagian ulama mengatakan, maksudnya adalah para nabi, kaum shalihin, dan malaikat. Ulama yang lain menyatakan, “kalimat-kalimat Allah yang sempurna” adalah kata-kata yang bermanfaat dan mampu menyembuhkan dari segala hal yang dikhawatirkan.

Beberapa pendapat yang lain turut dikemukakan, bahwa “kalimat-kalimat Allah yang sempurna.” jika dibaca dengan sungguh-sungguh maka akan memperoleh beberapa hal berikut ini : kemudahan dalam urusan dunia, doanya mudah dikabulkan, permintaannya diberi, menjaga jiwa dan badan dari hal yang menyakitkan, dan membuat musuh menjadi takut.

Di bagian berbeda, disebutkan bahwa makna “kalimat-kalimat Allah yang sempurna” ialah firman Allah SWT dalam Al-Qur`an
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِين
“Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi.” (Qs. Al-A`raf [07] : 23)

Kesimpulannya, jika kita membaca dzikir ke-6 ini berarti banyak faedah yang akan kita peroleh, seperti agar permohon taubat kita diterima Allah, meneladani apa-apa yang dibaca oleh nabi, kaum shalihin, dan bahkan malaikat. Di samping, berguna menangkal gangguan kejahatan, baik dari makhluk manusia, jin, dan sebagainya.

oleh Fadhilah Ratib Al-Haddad

Tidak ada komentar: